Indeks
Berita  

Remaja Usia Belasan Diduga Merokok di Ruang Publik, Dinkes Pamekasan Angkat Suara

 

JAGOBERITA.ID, PAMEKASAN – Fenomena remaja yang diduga merokok di ruang publik kembali menjadi perhatian di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Sejumlah remaja yang diperkirakan berusia sekitar 12 hingga 15 tahun terlihat berkumpul di kawasan Lapangan Ronggosukowati pada Minggu (2/8).

Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh, di sekitar lokasi tampak bungkus rokok dan korek api yang menguatkan dugaan adanya aktivitas merokok oleh para remaja tersebut.

Kejadian ini memicu keprihatinan karena berlangsung di ruang terbuka yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, dr. Saifudin, juga mengaku pernah menyaksikan langsung anak-anak usia lulusan sekolah dasar hingga awal sekolah menengah pertama berkumpul sambil merokok saat dirinya berolahraga pagi.

Menurutnya, fenomena tersebut bukan sekadar persoalan individu, melainkan menjadi indikator lemahnya pengawasan terhadap perilaku berisiko pada anak dan remaja.

“Merokok pada usia dini bukan lagi masalah pribadi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama karena berdampak pada kesehatan dan masa depan generasi muda,” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Merokok pada usia anak diketahui meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular, seperti gangguan paru-paru, penyakit jantung, hingga penurunan fungsi otak yang dapat memengaruhi kemampuan belajar. Paparan nikotin sejak dini juga berpotensi menimbulkan ketergantungan hingga dewasa.

Karena itu, pencegahan dinilai harus melibatkan seluruh elemen, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga masyarakat.

Orang tua diharapkan memperkuat pengawasan terhadap anak, sekolah meningkatkan edukasi mengenai bahaya rokok, sementara pemerintah diminta mengoptimalkan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di ruang publik.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap anak tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama. Apabila perilaku merokok pada usia dini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas generasi muda di masa mendatang. (Che/MF)

Exit mobile version