Indeks
Opini  

Kemerdekaan yang Sesungguhnya, Seperti Apa?

Mahasiswa STIKes Husada Jombang: Hanafi Ibnu Toriman

OPINI, JAGOBERITA.ID – 81 tahun Indonesia merdeka, kita kembali mengibarkan bendera, menyanyikan lagu kebangsaan, dan merayakan kemerdekaan dengan penuh kebanggaan. Namun, di balik semua perayaan itu, ada satu pertanyaan yang layak kita renungkan: kemerdekaan yang sesungguhnya seperti apa?

Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan adalah ketika setiap manusia memiliki hak untuk hidup layak, mendapatkan pendidikan, memperoleh keadilan, menyampaikan pendapat, dan menentukan masa depannya tanpa rasa takut.

Lalu, apakah kita sudah benar-benar merdeka?

Ketika masih ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang layak, ketika ketidakadilan masih terjadi, ketika suara rakyat terkadang diabaikan, dan ketika sebagian generasi muda memilih apatis terhadap keadaan sekitarnya, maka perjuangan kemerdekaan sebenarnya belum selesai.

Di era sekarang, penjajahan tidak selalu hadir dalam bentuk kekerasan atau pendudukan. Penjajahan dapat hadir melalui kebodohan, kemiskinan, ketidakadilan, korupsi, manipulasi informasi, bahkan ketidakpedulian kita sendiri.

Karena itu, tugas generasi hari ini bukan lagi mengangkat senjata untuk merebut kemerdekaan, tetapi mengisi kemerdekaan dengan keberanian untuk berpikir, keberanian untuk bersuara, dan keberanian untuk bertindak.

Kemerdekaan yang sesungguhnya adalah ketika kita tidak hanya bebas berbicara, tetapi juga mampu menghargai suara orang lain. Bukan hanya bebas memilih, tetapi mampu memilih dengan kesadaran. Bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dari sikap apatis terhadap ketidakadilan.

81 tahun Indonesia merdeka seharusnya bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk bertanya kepada diri sendiri: sudahkah kemerdekaan benar-benar hadir dalam kehidupan kita?

Sebab pada akhirnya, kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari siapa kita dijajah, tetapi tentang bagaimana kita menggunakan kebebasan untuk menciptakan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Merdeka dalam kata, merdeka dalam pikiran, dan merdeka dalam tindakan.

Penulis : Mahasiswa STIKes Husada Jombang, Hanafi Ibnu Toriman

Editor : MF

Exit mobile version