JAGOBERITA.ID, PAMEKASAN – Jurnalis Independen Pamekasan (JIP) resmi terbentuk dalam Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di Azana Style Hotel Madura, Jawa Timur, Kamis (10/9/2026).
Diketahui dalam musyawarah terbuka itu, Akhmad Syafi’i dipercaya menjadi ketua untuk memimpin organisasi tersebut.
Pemilihan berlangsung dalam forum yang diikuti sejumlah jurnalis di Kabupaten Pamekasan. Akhmad Syafi’i memperoleh mandat melalui proses musyawarah yang mengedepankan kebersamaan serta komitmen terhadap kebebasan dan independensi pers.
Usai terpilih, Syafi’i menegaskan bahwa JIP akan menjadi wadah bagi para jurnalis untuk menjaga marwah profesi sekaligus menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan independen.
“Independensi pers merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Jurnalis harus tetap berpihak pada kepentingan publik, bukan pada kepentingan kelompok atau golongan tertentu,” tuturnya.
Menurutnya, JIP tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para jurnalis.
Pemahaman terhadap kode etik jurnalistik, Undang-Undang Pers, serta peningkatan kualitas dalam menjalankan tugas menjadi bagian dari agenda organisasi.
Ia juga menilai pers memiliki peran penting dalam mengawal pemerintahan dan pembangunan daerah. Kebebasan pers, kata dia, harus berjalan seiring dengan tanggung jawab untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pers harus menjadi bagian dari kontrol sosial. Kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari demokrasi, sepanjang disampaikan berdasarkan fakta dan dilakukan dengan menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujarnya.
Ke depan, Syafi’i berharap JIP Pamekasan dapat mendorong terciptanya hubungan yang sehat antara insan pers, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
Menurutnya, hubungan yang baik tersebut penting untuk mendukung keterbukaan informasi publik tanpa mengorbankan independensi media.
Ia juga mengajak seluruh anggota JIP menjaga soliditas organisasi serta menjalankan profesi secara profesional. Para jurnalis diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan di luar tugas jurnalistik.
“Semangat kami adalah menjaga pers tetap independen, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. JIP harus mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan pers di Pamekasan,” pungkasnya. (Che/MF)
