JAGOBERITA.ID, BANGKALAN – Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan ketidakadilan dalam ajang Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Polemik mencuat setelah jawaban presisi dari siswa SMAN 1 Pontianak dianulir oleh dewan juri, hingga memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk aktivis mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Pakar pendidikan, Mufarrihul Hazin, secara tegas mendesak adanya pemulihan hak intelektual siswa yang dirugikan.
Menurutnya, insiden tersebut bukan sekadar persoalan teknis penilaian, tetapi telah mencederai prinsip kejujuran akademik yang seharusnya dijunjung tinggi dalam kompetisi bergengsi sekelas MPR RI.
Sorotan juga datang dari mantan Ketua Umum HIMASA UTM yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur BEM FEB UTM, Ismail Ardi.
Ia menilai integritas dewan juri merupakan fondasi utama dalam setiap kompetisi intelektual.
“Sangat disayangkan jika kompetisi yang membawa nama ‘4 Pilar’ justru mempertontonkan praktik yang jauh dari nilai-nilai keadilan. Kejadian ini bisa mematikan semangat kritis dan motivasi belajar siswa jika tidak segera diklarifikasi,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Sebagai representasi mahasiswa ekonomi dan bisnis, Ardi menegaskan bahwa transparansi harus menjadi prinsip utama dalam proses penilaian.
Ia meminta panitia pusat MPR RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dewan juri di tingkat daerah agar polemik serupa tidak kembali terjadi.
“Kami di BEM FEB UTM sangat menyayangkan hal ini. Pendidikan harus dibangun di atas fondasi objektivitas. Jika jawaban yang sudah sesuai mekanisme konstitusi dianggap salah, lalu standar apa yang digunakan? Ini merupakan bentuk kerugian intelektual bagi generasi bangsa,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, desakan untuk mengoreksi hasil penilaian terus bergulir di media sosial. Publik kini menantikan langkah konkret dari pihak penyelenggara untuk memulihkan kehormatan siswa yang dirugikan sekaligus menjaga marwah kompetisi LCC 4 Pilar di masa mendatang. (Che/MF)


















