JAGOBERITA.ID, SUMENEP – Universitas PGRI Sumenep (UPI) Sumenep menggelar malam resepsi Dies Natalis ke-41 pada Minggu (15/2) kemarin.
Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan hari jadi kampus yang telah berlangsung sejak Januari 2026.
Resepsi dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mitra kelembagaan, pimpinan perguruan tinggi, organisasi profesi, serta seluruh sivitas akademika.
Momentum tersebut tak sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan dan capaian institusi selama lebih dari empat dekade.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Humas UPI Sumenep, Khoiril Anwar, menegaskan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Berkarya, Berdampak.”
Menurutnya, tema tersebut menjadi arah gerak kampus dalam memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Tema ini bukan sekadar slogan. Kami ingin setiap program akademik, penelitian, dan pengabdian benar-benar memberi dampak konkret bagi masyarakat, khususnya di Madura,” ujar, Kamis (19/2/2026).
Selama rangkaian Dies Natalis, panitia menyelenggarakan berbagai kegiatan di bidang akademik, olahraga, seni, dan kebudayaan. Seluruh agenda dirancang sebagai ruang kolaborasi sekaligus penguatan peran kampus yang dikenal dengan spirit “Taneyan Lanjang” terbuka, inklusif, dan berakar pada kearifan lokal.
Sementara itu, Rektor UPI Sumenep, Asmoni, menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian institusi maupun program studi. Ia menyoroti keberhasilan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) yang meraih akreditasi unggul sebagai tonggak penting peningkatan mutu.
“Capaian akreditasi unggul ini menunjukkan bahwa UPI Sumenep terus berbenah dan meningkatkan standar mutu. Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika,” tegasnya.
Di usia ke-41 tahun, UPI Sumenep berkomitmen memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama strategis.
“Kami ingin UPI Sumenep tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tetapi juga kuat dalam kualitas dan reputasi. Kolaborasi menjadi kunci untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi ke depan,” imbuhnya.
Dalam malam resepsi tersebut, UPI Sumenep juga menganugerahkan Anugerah UPI kepada sejumlah mitra strategis di bidang kelembagaan dan publikasi, antara lain Radar Madura Biro Sumenep, Ikatan Wartawan Online (IWO), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), serta Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran media massa dan organisasi profesi dalam mendukung publikasi, transparansi, serta kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada para finalis Duta Kampus 2026 serta organisasi kemahasiswaan (Ormawa) yang dinilai aktif berkontribusi dalam pengembangan akademik maupun nonakademik.
Rektor menegaskan, ke depan UPI Sumenep akan terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang mengakar pada nilai-nilai lokal, namun tetap adaptif terhadap dinamika global.
“Empat puluh satu tahun adalah usia kematangan. Kami akan terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, berintegritas, dan berdampak luas,” pungkasnya. (Che)
*
