JAGOBERITA.ID, SAMPANG – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-66, Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di berbagai wilayah Indonesia menggelar kegiatan edukasi gizi secara serentak di sekitar 1.800 titik lokasi.
Kegiatan nasional ini mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045” sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini.
Di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah kerja DPC PERSAGI Sampang dengan menggandeng SMPN 1 Torjun sebagai lokasi pelaksanaan.
Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi aktif dosen Program Studi S1 Gizi Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang (UNT Al-Muafa Sampang), yang hingga kini menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Pulau Madura yang memiliki Program Studi S1 Gizi.
Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi nyata antara organisasi profesi, institusi pendidikan tinggi, dan satuan pendidikan dalam mendukung peningkatan literasi gizi di kalangan pelajar.
Ketua Program Studi S1 Gizi UNT Al-Muafa Sampang sekaligus panitia dan PIC Zoom, Fadean Stefany, menyampaikan bahwa edukasi gizi merupakan program yang sangat positif dan strategis, terutama dalam menambah wawasan serta pemahaman gizi bagi anak-anak usia sekolah.
“Edukasi gizi sejak dini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, baik dari aspek fisik, kognitif, maupun kesehatan jangka panjang,” ucapnya, Rabu (21/1/2026).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan edukasi gizi semacam ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan masif.
Upaya tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak usia dini, yang pada akhirnya akan berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Melalui sinergi lintas sektor dan edukasi yang berkesinambungan, diharapkan dapat terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (Che)
*
