JAGOBERITA.ID, PAMEKASAN – Usai resmi dilantik, jajaran pengurus Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Pamekasan, periode terbaru langsung meneguhkan komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, aktif, dan bermanfaat bagi masyarakat, Sabtu (16/5/2026) malam.
Pelantikan yang berlangsung di Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur tersebut menjadi momentum awal penguatan peran organisasi dalam bidang kesehatan, sosial, dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Ketua LKNU Kabupaten Pamekasan, dr. H. M. Akram, Sp.B, berharap seluruh pengurus tetap menjaga semangat kebersamaan hingga akhir masa kepengurusan.
Ia menegaskan bahwa setiap bidang diharapkan mampu menyusun program kerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing, baik program jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam rapat kerja organisasi.
Menurutnya, keberadaan LKNU harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, seluruh pengurus didorong untuk aktif bergerak dan menghadirkan kegiatan nyata yang menyentuh kebutuhan kesehatan masyarakat.
“LKNU bukan hanya hadir sebagai lembaga organisasi, tetapi harus menjadi bagian dari solusi kesehatan masyarakat melalui program-program yang langsung dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengabdian di bidang kesehatan bukan semata tugas profesi, melainkan bagian dari nilai kemanusiaan dan dakwah sosial yang harus terus diperkuat.
“Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Ketika organisasi hadir dengan kepedulian dan aksi nyata, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” tambahnya.
Sebagai langkah awal pasca pelantikan, LKNU Kabupaten Pamekasan dijadwalkan langsung menggelar kegiatan skrining hipertensi pada Minggu, 17 Mei 2026 di halaman Gedung DPRD Pamekasan dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk pengabdian nyata sekaligus upaya memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Nahdlatul Ulama memiliki lembaga kesehatan yang aktif, peduli, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Pelantikan ini bukan akhir dari proses organisasi, melainkan awal dari kerja-kerja nyata untuk masyarakat. Kami ingin LKNU hadir bukan hanya dikenal, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh umat,” pungkasnya. (Che/MF)


















