Indeks

PSBB dan IKABA Gelar Khitan Massal Gratis, Ringankan Beban 40 Anak di Pamekasan

KOMPAK: Suasana khitan massal pratis di Pamekasan (Doc. Jago Berita)

JAGORBERITA.ID, PAMEKASAN – Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB) bekerja sama dengan Ikatan Alumni Bata-bata (IKABA) Kecamatan Waru, Kabupaten Pemekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar kegiatan khitan massal gratis bagi 40 anak.

Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Yayasan Nurus Salam, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

Sejak pagi hari, puluhan orang tua bersama anak-anak mereka sudah memadati lokasi kegiatan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai pelaksanaan khitan massal tersebut.

Ketua Yayasan PSBB, Ra Jamaludin Syam, menyampaikan bahwa khitan massal merupakan program rutin PSBB yang telah berjalan sejak tahun 2019. Hingga kini, program tersebut telah menjangkau hampir seluruh wilayah di Kabupaten Pamekasan.

“PSBB secara rutin melakukan khitan dari tahun 2019 silam. Sudah banyak anak yang dikhitan, hampir menyeluruh se-Kabupaten Pamekasan,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Ia menegaskan, PSBB akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu, mengingat biaya khitan yang tidak sedikit bagi sebagian kalangan.

“PSBB terus berkomitmen untuk terus hadir kepada masyarakat yang membutuhkan dalam kegiatan khitan, karena kita tahu biaya khitan tidak murah. Semoga kehadiran PSBB ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi nilai ibadah bagi para pengurus,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IKABA Waru, Ustadz Abdul Razak, mengatakan bahwa kegiatan khitan massal tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjalankan amanah almarhum Lora Tohir agar IKABA terus memberi manfaat bagi umat.

“Acara khitan ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, sesuai dengan amanah dari almarhum Lora Tohir agar IKABA melakukan pengabdian dan bermanfaat untuk masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat karena mampu meringankan beban biaya yang harus ditanggung oleh orang tua.

“Masyarakat sangat terbantu dan bahagia atas kegiatan ini, karena sudah mengurangi beban biaya,” pungkasnya.

Kegiatan khitan massal ini pun mendapat apresiasi dari warga sekitar. Selain membantu secara ekonomi, program tersebut juga mempererat hubungan sosial antara lembaga keagamaan dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Pamekasan. (Che)

*

Exit mobile version