JAGOBERITA.ID, SAMPANG – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa (UNT Al-Muafa) Sampang melalui Program Studi Profesi Ners menggelar kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) sebagai bagian dari praktik keperawatan komunitas di wilayah kerja Puskesmas Pengarengan, tepatnya di Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (6/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor III UNT Al-Muafa Sampang, Ahmad Zaini Arif, Camat Pengarengan, Kepala Desa Gulbung, Kepala Puskesmas Pengarengan, bidan desa, perawat desa, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Larangan dan Dusun Berek Leke.
Dalam sambutannya, Ahmad Zaini Arif menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa Profesi Ners merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi pembelajaran berbasis komunitas.
“Mahasiswa Profesi Ners tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat, berkolaborasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi warga,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan praktik komunitas tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Warga Dusun Larangan dan Dusun Berek Leke menyambut baik kehadiran mahasiswa, terlebih dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Salah seorang warga mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena dapat memeriksakan kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat. Selain bisa memeriksakan kesehatan secara gratis, kami juga mendapat banyak pengetahuan tentang cara menjaga kesehatan keluarga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pengarengan, Kepala Desa Gulbung, dan Camat Pengarengan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus diperkuat guna membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kualitas kesehatan warga, khususnya di Dusun Larangan dan Dusun Berek Leke, Desa Gulbung.
“Kolaborasi seperti ini perlu terus dilanjutkan agar upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan semakin optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya. (Che/MF)


















