banner 728x250

PTC Uji Ketangkasan Peserta BTCLS Lewat Simulasi Penanganan Korban Kecelakaan

banner 120x600
banner 468x60

JAGOBERITA.ID, PAMEKASAN – Profesional Training Center (PTC) menggelar simulasi penanganan kegawatdaruratan sebagai bagian dari rangkaian pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang berlangsung pada 28 Oktober hingga 2 November 2026 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan agar mampu memberikan pertolongan secara cepat, tepat, dan sistematis terhadap pasien dalam kondisi kegawatdaruratan, khususnya korban kecelakaan.

banner 325x300

Dalam kegiatan itu, trainer PTC memberikan demonstrasi sekaligus pendampingan praktik mengenai teknik evakuasi korban kecelakaan. Materi yang diberikan meliputi penilaian kondisi lokasi kejadian, pengamanan korban, teknik pemindahan pasien, hingga proses transportasi menuju fasilitas pelayanan kesehatan.

Peserta juga dibekali pemahaman mengenai prinsip keselamatan penolong dan korban. Hal ini penting agar proses evakuasi dilakukan sesuai prosedur serta dapat meminimalkan risiko cedera tambahan.

Salah satu materi utama dalam simulasi tersebut adalah penerapan triase atau pengelompokan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan dan prioritas penanganan.

Peserta dihadapkan pada skenario kecelakaan dengan sejumlah korban yang memiliki kondisi klinis berbeda. Mereka dituntut melakukan penilaian awal, mengidentifikasi tanda-tanda kegawatan, serta menentukan prioritas pertolongan berdasarkan kategori triase.

Direktur PTC, Suhartono, S.Kep., Ns., M.Kep., mengatakan simulasi tersebut dirancang untuk memberikan gambaran kepada peserta ketika menghadapi situasi kegawatdaruratan yang sesungguhnya.

“Melalui simulasi ini, peserta tidak hanya dilatih keterampilan teknis, tetapi juga mental dan kemampuan mengambil keputusan saat menghadapi korban gawat darurat. Mulai dari melakukan penilaian kondisi korban, menentukan tindakan, proses evakuasi, berkomunikasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan, hingga memberikan penanganan yang tepat,” ujarnya, Minggu (1/11/2026).

Menurutnya, kemampuan tersebut sangat penting bagi tenaga kesehatan, terutama ketika menghadapi situasi kecelakaan dengan jumlah korban yang banyak dan keterbatasan sumber daya penanganan.

Simulasi ini sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan pengambilan keputusan klinis, ketepatan tindakan, serta kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Melalui pelatihan BTCLS tersebut, PTC berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan, profesionalisme, dan kesiapan dalam memberikan pertolongan kegawatdaruratan, baik di lingkungan rumah sakit maupun di luar fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Jago Statistik Center (JSC) bekerja sama dengan PTC tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 2 November 2026. Pelatihan ini diharapkan dapat mencetak tenaga kesehatan yang profesional, unggul, dan kompeten dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan. (Che/MF)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *